Pages

Motif & Standard Seragam Batik Haji Indonesia

POTONGAN MOTIF KAIN SERAGAM BATIK HAJI INDONESIA 2011
Jenis: Katun Primis, Konstruksi kain: 133/72, Benang: 50 TM.

Keterangan kain/Makna filosofis berdasarkan PEDOMAN SERAGAM BATIK HAJI INDONESIA (SK NO D/68/2011)
  1. Warna belakang :  warna hijau, sebagai lambang dari jamrud khatulistiwa yang telah menyatukan pulau-pulau di Indonesia menjadi satu kesatuan. Warna Hijau juga merupakan warna Islam bagi bangsa-bangsa di dunia.
  2. Warna Ungu : merupakan perlambang warna untuk masing-masing ornamen dari pulau-pulau besar di Indonesia agar serasi dan enak dipandang

STANDARD BATIK HAJI IDONESIA:

DESAIN BATIK
Memberikan gambaran tentang bersatunya kebudayaan Indonesia yang walaupun berbeda-beda suku dan adat tetapi masih dalam satu kesatuan Republik Indonesia.

MOTIF BATIK
Diambil dari ornamen-ornamen pulau-pulau besar yang ada di Indonesia seperti bunga Raflesia dari P. Sumatera, Perisai dari P. Kalimantan, Lereng atau Parang dari P. Jawa dan tanaman rambat dari Indonesia bagian Timur.

ORNAMEN BATIK
Gabungan ini merupakan perwujudan dari perwakilan budaya lokal Indonesia yang telah menjadi satu kesatuan dalam budaya Nasional Indonesia.

WARNA DASAR BATIK
Hijau sebagai lambang dari Jamrud Khatulistiwa yang telah menyatukan pulau-pulau di Indonesia menjadi satu kesatuan. Warna hijau juga menjadi warna  utama agama ISLAM yang dipakai diseluruh di dunia. Penambahan kombinasi Warna ungu yang merupakan perlambang warna untuk masing-masing ornamen dari pulau-pulau besar di Indonesia.